Selasa, 19 Februari 2013

Movie : Bangkok Love Story


Sudah lama sih nonton film ini sebenarnya. Dan Sebenarnya dah lama mau bahas, tetapi belum sempet aja. Hari ini kebetulan lagi santai dan menonton kembali film ini, jadi nemu banyak hal yang pengen ditulis. Padahal alasan utama tadi menonton kembali film ini cuma untuk melihat Chaiwat setengah telanjang


Film ini sebenarnya patut dihargai usahanya untuk membuat film bertemakan gay  dengan drama berlatarkan polisi dan pembunuh bayaran yang serius. Ceritanya berawal ketika seorang polisi bernama Stone yang dimainkan oleh Chaiwat diculik seorang pembunuh bayaran bernama Cloud. Ketika Cloud membawa Stone ke bos besarnya, mereka malah end-up saling menyelamatkan diri dari sang bos besar karena si Cloud tidak mau membunuh Stone, orang baik baik. Cloud yang terluka akhirnya dibawa Stone ke tempat persembunyiannya si Cloud yg di atas gedung kosong. Di sana somehow ketertarikan antara mereka terbangun. Tetapi berhubung si Cloudnya masih galau, setelah mereka ML untuk pertama kalinya dia mengusir Stone. Yah akhirnya si Stone berusaha mencari si Cloud dan bertanya terus "Kenapa kamu meninggalkan akuuuuu, kenapa kamu tidak mencintaikuuuu???" sampai akhirnya yah mereka ketemu lagi dan mereka saling menyatakan cinta di tengah hujan sambil ditonton oleh Ibunya si Cloud, adiknya si Cloud dan tunangannya si Stone. Yah resep for disasterlah yang terjadi.


Sampai akhirnya si Cloud mau membunuh bos besar yg terus memburu mereka berdua, tetapi malah menyebabkan dia tertangkap ketika ingin kabur dengan adiknya di stasiun kereta, dan Stone yg malang yg bermaksud menyusul dia ke tempat si bos boss, malah buta karena kena tembakan sang istri big boss. Akhirnya si Cloud masuk penjara, dan si Stone yg buta mengunjunginya dan akhirnya mereka bisa saling menyatakan cinta. Tetapi sepertinya sang sutradara tidak mau penontonnya sempet senyum di filmnya karena begitu akhirnya setelah si Cloud keluar penjara di jemput oleh Stone, eh si Cloudnya malah nggak jelas di tembak sampai mati meninggalkan stone yg merangkak2 mencari si Cloud yg tergetelak. Dan akhirnya di tutup dengan pesan cinta dari masa lalu yang di tinggalkan di handphone beberapa puluh tahun yang lalu

Hmmm..... ini film udah lama kan keluarnya yah. Jadi ga papa donk spoiler spoiler ceritanya.


Mari kita mulai dengan bagian bagian bagus dari film ini :

1. Chaiwat

Dia adalah alasan terbesar kenapa film ini ditonton berulang kali. Sekalipun badan si Chaiwat belum sebesar sekarang, tetapi banyaknya adegan dia setengah telanjang dengan wajah cakepnya sudah cukup  menjadi alasan penting film ini patut dikoleksi

2. Cinematography


Sekalipun agak agak Wong kar Kai, tetapi cinematography filmnya ini bagus banget. Adegan2nya ditempatkan sedemikian rupa untuk menunjukkan mood dan ambience dari film ini. Terutama adegan2 yang di atas atap gedung dengan latar awan

3. Adegan make out di atas gedung ketika si Stone mandiin si Cloud.


Adegan pas guling guling di atas kubangan air itu seksi banget. Trus ada adegan2 kecil yg menyentuh seperti ketika Stone bawain obat untuk cloud, ketika cloud mau mengambil obat dari tangannya, stone malah memasukkan langsung obat tersebut ke mulutnya

Dah cukup yah yg bagusnya, skrg mari kita mulai yg jeleknya. Bakal agak panjang nih

1. Overly dramatic story.


Sepertinya sutradara film ini berlomba dengan sesama pembuat film drama untuk melihat siapa yang bisa membuat penonton menangis paling lama sepanjang film dengan menciptakan nasib sial tanpa henti sepanjang film. Coba dipikir-pikir siapa tokoh dari film ini yang tidak memiliki cerita tragis. Mulai dari polisi malang yg diculik, dan akhirnya diusir sang kekasih hingga akhirnya buta demi kekasih, dan di samping kekasihnya ketika dia tertembak setelah penantian 30 tahun. Atau pembunuh bayaran kesepian yang keluarganya kena HIV semua, dan harus meninggalkan orang yang dicintainya, dan akhirnya mati ditembak setelah dipenjara 30 tahun di samping kekasihnya. Atau ibu yg suami barunya menulari dia dan anaknya HIV, dan ditinggalkan anaknya hingga akhirnya mengetahui anaknya melacur sehingga akhirnya mencoba bunuh diri, hampir diselamatkan tetapi kemudian kena peluru nyasar. Atau brondong yang diperkosa ayah tirinya hingga kena HIV dan menjaga ibunya yg juga kena HIV sendirian sampai akhirnya harus bunuh diri juga karena sudah ga punya harapan hidup. Atau wanita cantik yg di tinggal oleh tunangan gantengnya dengan pria lain dan akhirnya bermaksud membunuh tunangannya tetapi malah membunuh ibu2 tua yang baru saja mau diselamatkan dari tali gantungan?

2. "Not so much" chemistry


Ada moment2 dimana chemistry kedua pemain tidak terlihat Natural. Yang paling natural justru pada ciuman pertama kali doank sih. Cinta mereka berdua kadang ga terasa believeable. Kok tiba tiba dah kayak membabi buta banget

3. Rambut si Cloud yang terlihat seperti bad wig. Lebih cakep pas potong rambut pendek di penjara dia


4. Lagu sedih yang sama yang selalu diputar ketika penonton diharapkan untuk menangis



Overall, ga jelek jelek amat sih. Cuma expectationnya jangan terlalu tinggi aja. Dan siap siap aja melihat kisah anak anak manusia paling malang sedunia dalam film yang indah banget dengan aktor-aktor yang juga indah banget

Ini ada filmnya dalam 7 bagian dari Youtube buat yg belum nonton


6 komentar:

  1. good movie!
    but honestly too dramatic and unnatural

    -Brad

    BalasHapus
  2. kakak, makasih link videonya, aku nyari" dari dulu baru ketemu sekarang,
    Sekali lagi makasih kak

    Oh ya kak, ada film yang lain?

    BalasHapus
  3. yang ttg gay, n aktornya ganteng (asian kalo ada) hohoho

    BalasHapus
  4. punya link film no regret?

    BalasHapus
  5. Ada lagi film chaiwat yg brtema gay?

    BalasHapus
  6. Bahas No Regrats juga min, suka banget sama itu film ;)

    BalasHapus