Sabtu, 01 Desember 2012

Myth and Fact about HIV


Untuk memperingati World AIDS Day tanggal 1 Desember  mari kita luruskan beberapa fakta dan mitos mengenai HIV dan AIDS agar kita bisa turut berperan dalam memerangi AIDS

Sebelumnya karena kita tidak memiliki latar belakang medis, jadi kalau ada yang merasa data data diartikel ini tidak akurat secara medis, tolong diberitahukan ke kita yah. Karena apa yang kita tulis disini hanya ditulis berdasarkan pemahaman kita sebagai orang awam yang banyak membaca

Mitos yang salah:
1. HIV atau AIDS bisa di sembuhkan
Sampai hari ini, sekalipun sudah ada begitu banyak tenaga yang dikerahkan untuk membuat obat penyembuh HIV/AIDS, tetap saja belum ada yang bisa menyembuhkan orang yang telah terjangkit virus HIV atau penyakit AIDS

2. HIV itu penyakit gay
Memang benar hubungan seksual kaum gay tanpa pengaman adalah salah satu penyebab menyebarnya penyakit ini. Tetapi begitu juga dengan hubunugan seks kaum heteroseksual. Begitu juga dengan penggunaan jarum suntik non steril. Bahkan terakhir MenKes mengatakan penyebab utama penderita AIDS di Indonesia yang paling tinggi adalah hubungan seks tanpa pengaman kaum heteroseksual, diikuti oleh penggunaan jarum suntik non steril dan ketiga baru hubungan seks tanpa pengaman kaum homoseksual

3. Mereka yg TOP tidak mungkin kena HIV
Memang kaum bot memiliki resiko lebih besar karena virus HIV yg menular lewat cairan tubuh akan beresiko lebih menulari bottom karena pada saat proses anal seks, cairan sperma atau precum yang terinfeksi oleh virus HIV bisa dengan gampang masuk ke tubuhnya melalui luka yang timbul akibat gesekan pada saat anal seks. Tetapi untuk seorang top, pada saat bareback bukan berarti di penisnya tidak akan timbul luka akibat gesekan ketika bareback. Mungkin bukan berupa luka yang tampak oleh mata telanjang. Tetapi luka seperti itu selalu bisa terjadi karena kulit di daerah penis itu sangat sensitif terhadap gesekan. Dan lewat luka tersebutlah, pintu gerbang virus HIV akan masuk ke dalam jaringan tubuh kamu

4. Mereka yang HIV + akan mati muda
Pengobatan untuk virus HIV sekarang ini telah jauh berbeda dibanding tahun 80-an atau 90-an. Semakin awal terdeteksi keberadaan virus itu, semakin besar kemungkinan untuk kamu hidup normal seperti orang lainnya. Sudah ada obat-obatan bisa membantu menjadi agar virus terkontrol dalam jumlah minimum apabila kamu konsumsi secara teratur. Menyembuhkan belum, tetapi membantu kamu untuk tetap bisa hidup normal dengan menjaga daya tahan tubuh kamu melalui obat-obatan, sudah

5. Oral seks itu aman
Seperti yang kita ketahui sebelumnya virus ini berpindah lewat cairan tubuh. Cairan tubuh yang paling berbahaya itu adalah darah, sperma, cairan vagina, cairan precum. Tetapi tidak lewat cairan tubuh seperti keringat, airmata atau ludah. Tetapi bukan berarti resiko dalam oral seks itu tidak ada. Apabila kamu sedang sariawan, atau ada luka di dalam mulut, dan pada saat oral seks, lawan kamu yg HIV positif mengeluarkan precum atau sperma di dalam mulut kamu, maka selalu ada kemungkinan luka kamu dimulut bisa menjadi gerbang masuknya virus tersebut yang terdapat di sperma atau cairan precum. Mungkin memang kemungkinannya akan lebih kecil dibanding bareback, tetapi bukan terarti resiko itu tidak ada. Dan tentu saja resiko sperma lebih besar dibanding precum

6. Pasangan monogami yg sama2 negatif 100% bebas HIV
Memang sih bareback antara dua orang yang telah terbukti HIV negatif tidak akan menimbulkan resiko apa apa. Tetapi sayangnya saat ini virus HIV ini bukan hanya menular lewat hubungan seksual saja. Resiko akan selalu ada apabila salah satu dari pasagan tersebut suka menggunakan jarum suntik non steril untuk ngobat bersama temannya, atau misalnya kasus yang lebih sial lagi yang terjadi pada beberapa orang, yaitu terinfeksi dari transfusi darah. Jadi memang benar secara sexually dua orang yg terbukti negatif aman melakukan bareback. Tetapi selain monogami mereka juga harus tetap aware dengan kemungkinan lain mereka bisa terjangkit virus HIV

7. HIV bisa tertular lewat ciuman
Ketika berciuman biasa ataupun berciuman french kiss yang penuh dengan pertukaran cairan mulut. Tetapi virus HIV tidak bisa hidup di cairan ludah, jadi kecuali kalau kedua orang yang sedang berciuman itu sama sama sedang sariawan parah, sepertinya resiko itu bisa dianggap hampir tidak ada

Fakta-fakta
1. Lebih dari 90% orang terjangkit HIV dari hubungan seksual
2. Sekarang test HIV bisa dilakukan lewat cairan ludah
3. HIV tidak menular lewat meludah, gigitan atau berbagi peralatan makan
4. Hanya 1 persen bayi yang terlahir HIV + dari ibu yg HIV +
5. Hasil test HIV kini bisa diketahui dalam 15-20 menit
6. Tidak ada obat atau vaksin sampai saat ini untuk HIV

Sumber : http://www.worldaidsday.org/ dan berbagai website lainnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar