Minggu, 02 Desember 2012

10 tips for Gay relationship


1. Saling percaya
Bener sih tips ini bukan cuma dibutuhkan oleh pasangan gay, tapi oleh semua pasangan lain juga. Tapi sengaja saling percaya ini ditaruh di no 1 karena dalam hubungan gay, dibutuhkan saling percaya yang lebih besar. Hal ini terjadi karena dalam hubungan gay yang menjadi pemain utamanya adalah dua orang pria. Pria yang memiliki sifat serupa. Pria yg sama sama suka lirik lirik kalo ada yg cakep lewat. Pria yang sama sama gampang tergoda oleh pemandangan indah. Akibatnya saling tidak percaya, saling asumsi yang berujung di pertengkaran ketika saling diam diam mengecek bbm dan hp pasangannya. Yah percaya dengan agak membabi buta atas asas cinta sedikit banyak harus menjadi dasar utama dalam berhubungan. Siap berpacaran artinya siap percaya dan siap menerima resiko ketika kepercayaan itu mungkin dihancurkan. Terutama ketika dalam hubungan tersebut ada dua pria sama berangasnya:)

2. Ingat, tidak ada yg bisa membaca pikiran
Sering kali pertengkaran terjadi karena komunikasi yang salah arah. Ketika kita merasa keberatan dengan satu hal, kita hanya dia dengan asumsi pasangan kita bisa menggunakan indera keenamnya membaca pikiran kita dan membuat keadaan menjadi benar lagi sehingga kita bisa kembali tenang. Tetapi coba dihitung berapa persen sebenarnya manusia yang bisa melakukan membaca pikiran? Sangat sangat sedikit bukan. Kalau memang begitu mungkin ada baiknya ketika kamu pasangan kamu melakukan sesuatu yang salah, beritahu mereka dengan menggunakan mulut, suara dan bahasa normal manusia. Sebagai gay memang kita punya kecenderungan untuk "ngambek" dan membiarkan orang berasumsi dengan apa yang kita pikirkan. Coba mulai berhenti melakukan praktek tersebut dan mulai komunikasikan dengan benar ke pasangan kamu

3. No Drama!
Ga ngerti kenapa yang namanya hubungan antar pria gay itu selalu penuh drama. Jejeritan disela tangisan ditambah pengaduan ke teman-teman lewat twitter disambung ancaman bunuh diri ketika cowok kamu lupa menjemput kamu adalah contoh drama. Intinya jangan lebay. Ada pasangan yang merasa drama adalah bumbu dalam hubungan agar ga boring. Tapi sesungguhnya drama itu melelahkan dan menyebalkan. Kalau memang mau ancam nenggak baygon ketika km nggak sengaja liat cowok kamu ngobrol ama cowok lain, silahkan lakukan sendiri. Kalau ada yg punya cowok drama queen begini, saran sih tinggalin aja. Hidup ini sudah cukup berat dengan berbagai tantangan yang ada, tidak perlu ditambah drama lebay ga penting yg cuma bikin sakit kepala

4. Pacar bukan pagar
Ini adalah istilah dari novel Lupus jaman dahulu kala. Ini terjadi ketika pacarmu mulai mengontrol hidupmu dan mengatur apa yang boleh kamu lakukan dan apa yang tidak boleh kamu lakukan. Ketika pacaran, kita adalah pasangan yang punya hak yg sama rata untuk tetap menjadi diri kita sendiri. Jadi apabila ada pacar yg melarang kamu ikut kelas body jam karena malu melihat cowoknya nari nari di depan umum, atau melarang kamu pergi jalan-jalan dengan teman kamu karena teman kamu terlihat "ga asik", inget aja pacar bukan pagar. Kamu nggak boleh kehilangan jati diri kamu sendiri hanya kamu berusaha keras menjadi seseorang yang diinginkan pacarmu. Tidak selamanya pacar kamu yang lebih tua, lebih berpendidikan, lebih kaya tau yang lebih baik untuk kamu dibandingkan kamu sendiri. Mungkin mereka bisa memberi masukan, tetapi mereka nggak bisa memberikan larangan yg berlebihan

5. Aturan yang jelas
Sering terjadi ketika mulai jadian, ada perbedaan bagaimana cara mereka akan mendeklarasikan hubungan mereka. Apakah mereka setuju untuk tampak terlihat seperti teman baik saja? atau akan berani untuk berjalan bergandengan tangan di mal, atau cukup akan terlihat mesra di ruangan tertutup saja? Apakah posting foto berdua yang sedang pelukan di facebook cukup nyaman untuk berdua, atau perlu status di relationship facebook diganti "in relationship" dan hubungkan ke akun facebook dia? Apakah kalau jalan berdua di mal, cukup nyaman nggak kalau berangkulan di bahu, atau duduk samping-sampingan di meja restoran. Menunjukkan ke orang lain bahwa kita adalah pasangan itu mungkin perlu untuk sebuah pengakuan. Tetapi berhubung kita sebagai pasangan gay, tidak semua orang nyaman dengan keterbukaan itu. Diskusikan lah terlebih dahulu sebelum kamu melakukan hal hal tersebut dengan pasangan kamu. Jangan sampai ketika kamu mencoba meraih tangan dia di depan umum, tetapi karena dia takut dia menepis tangan kamu sehingga akhirnya perang dunia karena kamu menuduh dia "malu" terlihat di depan umum bersama kamu padahal dia cuma takut ketahuan oleh teman teman straightnya. More drama nanti kan

6. Seks
Bagi pasangan gay, seks adalah hal yang sangat penting. Role masing masing menentukan keberlangsungan pasangan tersebut. Pasangan yang cinta pada pandangan pertama mungkin akan gagal melanjutkan hubungan ketika mengetahui ternyata sama sama pure bottom. Mungkin ada yang bisa mencari jalan keluar dengan open relationship, tetapi itu juga belum tentu nyaman untuk semua orang. Belum lagi kalau ternyata sudah klop dalam soal rolenya, ternyata memutuskan untuk bareback. Demi alasan kesehatan sih ada baiknya sama sama test terlebih dahulu dan tunggu sampai periode tertentu hingga benar benar memastikan sama sama negatif sebelum melakukan bareback. Dan juga sebagai pasangan gay kita punya privilige bisa melakukannya dimana saja kapan saja. Tidak akan ada yg terlalu curiga ketika "teman" menginap di kamar kos kan. Jadi coba eksplore dengan pasangan kamu berbagai skenario dan fantasi masing masing. Selama masih dalam batas wajar tentunya tidak ada salahnya dicoba kan. Di saat berhubungan seks dengan pasangan kita tentu saja memiliki tujuan utama untuk kepuasan pasangan kita. Kalau keduanya sama sama berkomitmen seperti itu kebayang kan serunya kehidupan seks kalian. Toh nggak mungkin ada yg hamil dan juga nggak perlu nunggu nikah dulu kan

7. Berantem
Ada beberapa aturan penting kalo berantem. Pertama-tama tidak boleh menggunakan kekuatan fisik ketika berantem. Yang namanya udah nonjok kalau udah berantem trus kemudian nangis2 minta maaf adalah tanda tanda orang yg harus kamu jauhi. Cinta itu tidka pernah menyakiti, apalagi secara fisik. Tangis dan permintaan maaf berurai air mata tidak berarti apa apa kalau itu kembali terjadi lagi dan lagi dan lagi. Dan juga jangan pernah berantem di tempat umum. Selain itu menempatkan kalian masing masing diposisi yang gak enak banget, itu juga berpotensi membuat orang berasumsi kalau kalian pacaran. Apalagi kalau dua orang cowok sambil jejeritan di tengah mal soal cowok lain yg nelponin kamu malam malam dan nginep di kos kamu. Begitu juga dengan timeline facebook dan twitter, path dan berbagai macam sosial media lainnnya. Memposting sindiran kepada cowok kamu di twitter pake #nomention ketika semua orang tahu persis yang kamu maksud adalah cowok kamu, itu adalah tindakan yang sangat kekanak-kanakan. Terakhir berantem jangan pernah make kata kata kasar. Kata kata kasar itu akan menimbulkan rasa sakit yg lebih lama dan dalam dibandingkan apapun

8. Tergantung
Ini adalah kebalikan dari "Pacar bukan Pagar". Ini terjadi ketika dalam suatu hubungan, salah satu begitu tergantung pada pihak lain. Tergantung dalam arti berlebihan sehingga merasa tidak bisa melakukan apa apa tanpa kehadiran yang lain. Bisa dalam ketergantungan "companionship" hingga ketergantungan materi. Ada yg sebegitu tergantung kepada pasangannya sehingga dia menolak untuk makan kalau tidka ditemani oleh cowoknya. Ada yg hanya mau kemana mana kalau dianterin oleh cowoknya. Ada yg sampai selalu membuat cowoknya tidak bisa memiliki hidup sendiri karena dia harus selalu nempel dengan cowoknya. Akibatnya sang cowok kehilangan waktu untuk hang out dengan teman temannya atau keluarganya demi menemani sang cowoknya yg tidak bisa ditinggal sendiri. Memang benar cowok kita adalah bagian penting dalam hidup kita, tetapi mereka bukanlah segala galanya. Kamu harus punya tujuan dan hidup sendiri karena kamu bukan cuma sekedar pelangkap dalam hidup cowok kamu. Kamu adalah pribadi yg punya tujuan sendiri dalam hidup ini. Be a man and be yourself. Sekalipun kita gay, tapi kita kan adalah pria juga. Pria yg harus punya tujuan dan bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam hidup ini

9. Jangan Matre
Ini adalah jenis ketergantungan yang berbeda. Segala sesuatunya bisa diukur dengan materi. Mulai dari pulsa, uang kos, hingga jalan jalan ke singapore, semuanya dikejar dengan memanfaatkan cowoknya. Memang adalah sebuah kebanggaan ketika kita sepenuhnya dibiayain oleh seorang pria yang begitu mencintai kamu sehingga kamu tidak harus memikirkan apa apa soal uang. Mirip seorang ibu rumah tangga bukan. Tinggal menunggu suami pulang dan meyodorkan tangan. Tetapi sebagai pria kita harus punya harga diri untuk tidak tergantung secara finansial kepada orang lain. Terutama apabila kamu masih bekerja. Yah memang secara alami cowok akan selalu ingin menjadi gentleman membayari kepentingan pacarnya. Tetapi tidak ada salahnya kalau itu dilakukan secara bergantian atau patungan. Tetapi ada juga sih ada hubungan simbiosis mutualisme ketika sang cowok akan selalu memberi uang dan yang satu lagi akan selalu membalasnya dengan "cinta". Yah nggak papa sih kalau memang sama sama puas dengan kondisi itu. Tetapi ingat saja yg namanya uang tidak pernah abadi. Kalau sampai cowok kamu tiba tiba miskin mendadak akankah kamu masih merasakan hal yang sama tentang dia. Dan juga ingat segala sesuatu yang bisa dibeli dengan uang, juga akan sangat gampang digantikan dengan hal lain yg lebih muda, lebih besar, lebih ganteng yang juga sama sama bisa dibeli dengan uang. Oh yah tambahan untuk cowok cowok yg selalu merasa harus ngebayarin cowoknya, jangan sampai jadi orang bodoh yg hutang kemana mana demi memuaskan nafsu belanja cowok kamu

10. Cobalah untuk setia 
Menjadi gay godaannya sangat besar. jauh lebih besar dari kaum straight. Dengan sebuah lirikan mata, kita bisa berkomunikasi singkat dengan cowok lain dan sama sama menuju toilet untuk "kebersamaan" selama 5 menit. Tidak ada yg tahu dan tidak ada yg curiga. Belum lagi memang pada dasarnya sebagai pria kita adalah mahluk yg sangat gampang terangsang, dan dikala horny otak kita tidak pernah bisa bekerja dengan sebagaimana mestinya. Secakep cakepnya cowok kamu, selalu ada cowok lain yg lebih cakep, lebih tinggi, lebih gede, lebih kaya dan lebih pintar. Karena itulah cobaan untuk setia itu sangat berat didalam hubungan kaum gay. Bagaimana cara untuk menjaga diri dalam semua godaan ini? Tidak ada cara gampang memang. Bisa dengan membayangkan reaksi cowok kamu kalau dia sampai tahu apa yg kamu lakukan, bisa dengan membandingkan godaan tersebut dgn cowok kamu dan coba cari kekurangan dia dibanding cowok kamu. Tetapi apapun caranya, lawanlah keinginan itu dengan sepenuh hati. Dan boleh kok kamu ceritakan ke cowok kamu bagaimana kamu mengalahkan godaan tersebut. Dia pasti bangga dengan kamu.


10 komentar:

  1. Thanks for your advices!
    mungkin gue orangnya nge gantung dan manja banget :/

    BalasHapus
  2. Bener banget semua aspek diatas memang kunci utama supaya hubungan bertahan lama, gw udah 2 tahun sama pacar gw dan sebulan belakangan ini kita tinggal bareng. inti utamanya sih jujur, saling percaya, dan komunikasi.

    BalasHapus
  3. min ganteng.... posting pidio ini dong

    http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=cIwSd6j0AvA

    BalasHapus
  4. min, how come you have the same notions I've been keeping in my mind for yearsss??? gila ini pemikiran gue semua selama ini, bedanya cuma blm ada pasangan aja hehehe :p

    BalasHapus
  5. hahahaha kita pikiran berarti sama hahaha

    BalasHapus
  6. Ketika kepercayaan itu telah teringkari untuk kesekian kalinya apa kita harus tetap bisa percaya 100% teehadap pasangan kita???,

    BalasHapus
  7. Semua tips2 ini sangat berguna untk saya . Saya putus sama bf sy cuma krena sy emosian.. hmmm thanksnfor advice

    BalasHapus
  8. Gue kebalikannya. Gue biarin kenal sana-sini asal ga ada apa-apa, eh, dianya kelepasan. Ya udah jadi guenya sendiri yang meratap. Nyaris deramah --"

    BalasHapus
  9. pasangan gue dulu mau bunuh diri pake garpu depan mata gw pas gw putusin gw sodorin pisau dia ga berani drama sekali .....

    BalasHapus