Selasa, 02 Oktober 2012

Pink Dollar


Sebuah aplikasi bernama Pink Dollar memperkenalkan cara baru bagi para pebisnis untuk menarik kaum LGBT sebagai pelanggannya. Aplikasi ini berfungsi untuk memberikan kesempatan bagi para pelanggan untuk memberi rating seberapa LGBT friendlykah tempat usaha ini. Tempat-tempat usaha bisa mendaftarkan diri mereka ke aplikasi ini dan membiarkan kaum LGBT yg mengunjungi tempat mereka untuk memberi rating ke tempat mereka berdasarkan seberapa nyamankah kaum LGBT berada di tempat tersebut. Para pemilik usaha berlomba-lomba untuk menjadi tempat terbaik menurut standard "Pink Dollar" ini karena bukan rahasia lagi karena kaum LGBT adalah pangsa market yang sangat potensial. Kaum LGBT cenderung untuk membelanjakan uang mereka di sebuah tempat yang "friendly" dengan orientasi seksual mereka dan juga mereka tidak pernah segan untuk mengeluarkan uang lebih untuk sesuatu yang membuat mereka merasa lebih nyaman. Tempat usaha seperti restoran, gym, toko baju hingga tempat pijat berlomba untuk mendapatkan rating bagus di aplikasi ini untuk merebut hati kaum LGBT. Karena tentu saja mereka yang dianggap bagus dan nyaman untuk kaum gay lain akan juga serta merta menjadi tujuan baru bagi kaum gay lain.

Ini adalah ide yg sangat bagus sebenarnya. Sehingga kita bisa tahu di mana tempat tempat yang nyaman untuk kita nongkrong, tempat yang nyaman untuk kita berbelanja. Tetapi tentu saja batas kenyamanan yang kita harapkan akan berbeda dan terbatas menurut lokasi dari tempat-tempat tersebut. Karena bahkan negara seperti Hong Kong tidak terlalu terbiasa dengan pemandangan pria yang bergandengan tangan dengan pria. Untuk kaum lesbian mungkin sedikit lebih banyak karena memang sudah banyak dan terbuka. Tetapi untuk kaum gay, masih akan menjadi tontonan orang banyak apabila ada 2 orang pria yg bergandengan mesra di depan umum.

Mudahn-mudahan dengan petunjuk dari Pink Dollar ini, orang dapat menjadi semakin nyaman dan bebas ketika berada di tempat usaha yang mendapat rating sebagai tempat "ternyaman" menurut aplikasi ini. Menyenangkan bukan apabila ada satu tempat nongkrong untuk minum kopi dimana kita bisa berpelukan dan bergandengan bebas dengan cowok kita tanpa harus menjadi tontonan pengunjung lain.

Ayo ada developer yang mau bantu kita untuk bikin versi Indonesianya? Asal jangan cuma tempat lokasi mesum doank yah yang masuk menjadi tempat "rekomendasi" di aplikasi seperti ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar