Jumat, 03 Agustus 2012

Vietnam (mungkin) menjadi Negara pertama di Asia untuk Perkawinan Sesama Jenis


Hari minggu ini, tanggal 5 Agustus 2012, Vietnam akan menggelar Gay pride mereka yang pertama.  Acaranya sih ga gede-gedean karena yang ikut cuma sekitar 150. Yang jelas tidak akan ada parade kendaraan penuh glitter dengan pria pria setengah telanjang dan drag queen berbaju ala kylie minogue. Karena rencananya menurut penyelenggaranya mereka akan melakukan aksi ini dengan berkeliling mengendarai sepeda melewati pusat kota di minggu pagi. Mereka nggak mau menjawab sih apakah aksi ini sudah sepenuhnya mendapatkan ijin resmi dari pihak kepolisian. Cuma untuk mereka yang akan mengikuti telah diwanti-wanti untuk menanggung resiko sendiri akan keikutsertaannya

Sekalipun tidak terdengar meriah atau besar besaran, ini tetep merupakan suatu langkah besar bagi kaum gay di Vietnam. Terutama setelah beberapa waktu lalu Menteri kehakiman, Ha Hun Cuong mereka mengatakan bahwa mungkin telah tiba saatnya untuk pemerintah Vietnam mempertimbangkan peresmian pernikahan sesama jenis di Vietnam. Sang menteri yang sepertinya sangat terbuka pikirannya ini dalam sebuah wawancara langsung mengatakan bahwa sekarang mereka harus lebih melihat realitas yang tetrjadi. Banyaknya kaum sesama jenis yg ingin melangsungkan perkawinan harus diikuti dengan usaha untuk mendukung mereka secara hukum. Keinginan mereka untuk membeli properti atau menyangkut anak harus diatur dalam hukum yg dapat menyelesaikan permasalahan mereka jika dimasa depan ada pertikaian di antara mereka

Sekalipun sekali lagi itu cuma opini sang menteri yang belum tentu berarti akan langsung diwujudkan, tetapi pendapat seorang pejabat negara yang begitu berani akan topik ini tentunya membuat Vietnam menjadi salah satu negara di Asia yang paling maju dalam pengusahaan peresmian perkawinan sejenis. Sampai saat ini telah ada 11 negara yang memperbolehkan perkawinan sesama jenis dilangsungkan di negara mereka, dan belum ada satupun negara di Asia yang berani melakukan itu. Bisa bisa Vietnam menjadi negara pertama di Asia yang akan bergabung dengan 11 negara itu

Vietnam sendiri sebenarnya bukan negara yang sangat gay-friendly. Pencitraan kaum gay di sana kerap dijadikan sebagai karakter komedi di televisi atau sebagai kaum yang dapat disembuhkan. Pelanggaran Hak asasi juga bukan sesuatu yang baru di sana. Kaum gay sendiri di sana juga tidak terlalu terlihat di permukaan dan cenderung menjadi topik tabu untuk dibicarakan. Tetapi akhir-akhir ini pihak media semakin sering menyorot persoalan kaum gay ini. Dan juga sempat beredar beberapa video perkawinan sejenis yang dilangsungkan diam diam di sana. Tetapi tidak ada hal yang terlalu mencolok selama ini dalam gerakan kaum gay di Vietnam

Tapi apabila dibandingkan dengan negara negara asia lain, sepertinya Vietnam adalah satu satunya negara yang bergerak ke arah yang paling benar untuk mengwujudkan itu semua. Thailand sebagai negara yang selama ini paling terkenal akan kebebasan kaum gay dan Gay pridenya sendiri belum berani mau melibatkan politik dan hukum untuk kepentingan kaum gay. Kaum Gay hanya dijadikan sebagian dari daya tarik industri pariwisata mereka. Taiwan yg juga begitu terkenal dengan Gay pridenya telah menolak untuk memasukan hak hak kaum gay ke dalam undang undang mereka tahun 2003. Malaysia dan Indonesia sih sebelas dua belas sama sama masih kolot mengenai hal ini. Singapore sekalipun ada gerakan Pink Dot atas inisiatif warga gaynya, tetapi tetap saja pemerintah mereka tidak mau bergeming untuk menlegalkan hak hak kaum gay. Cina jangan ditanyakan lagi kekolotannya. Sementara Jepang juga sama seperti Thailand menutup sebelah mata karena mereka sendiri sudah keribetan dengan undang-undang perkawinan yg ada.

Bukan berarti kaum Gay Indonesia langsung siap siap imigrasi ke Vietnam sih yah. Cuma yah mungkin kita bisa ikut sama sama berharap dan berdoa revolusi pergerakan hak hak kaum gay ini semoga cepat sampai imbasnya ke daerah kita. Atau paling tidak ke negara di sekitar kita. Kita sih selama sang "Forum Pantat Itik" masih beredar, akan sulit untuk bergerak ke arah manapun untuk memperjuangkan hak hak kaum gay di Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar