Senin, 27 Agustus 2012

James Franco dan Gay sex di filmnya


James Franco adalah salah satu aktor yang banyak terlibat dalam karya bertemakan gay. Selain bermain sebagai karakter gay penting dalam Film Milk dan Howl,  menjadi sutradara untuk Gay biopic The Broken Tower dan merilis film pendek bertemakan gay dengan judul The Feast of Stephen, dia juga sempat menjadi cover majalah Candy dengan dandanan wanita. Dan yang terakhir adalan rencana dia untuk mengeluarkan sebuah film sepanjang 40 menit yang merupakan versi James Franco dari potongan film "Cruising" yang di rilis tahun 1980 mengenai dunia underground Gay yang penuh dengan adegan S&M. Film yg tokoh utamanya dimainkan oleh Al Pacino ini mengetengahkan cerita mengenai polisi yang menginvestigasi pembunuhan yang terjadi di kalangan gay. Ada sekitar 40 menit dari film tersebut yang di potong karena dinilai terlalu vulgar. Rencananya James Franco akan merilis 40 menit potongan tersebut menurut versinya yang tentunya berisi adegan2 panas yang memang menjadi alasan 40 menit ini dipotong semula

James Franco dan kameranya dan pantat seorang pria
James Franco tidak akan melakukannya sendiri karena dia akan bekerja sama dengan Travis Matthew, seorang sutradara avant garde yg menghasilkan film film mengenai gay yang sangat brutal dan jujur. James Franco menemukan Travis Matthew ini setelah dia mencari cari seorang sutradara yang dapat diajak kerjasama untuk film dengan adegan gay yang nyata. James Franco menyatakan terus terang dia ingin pada adegan sex tersebut, dia ingin para aktor benar-benar melakukan adegan gay sex sebagaimana mestinya. Dan Travis Matthew dinilai tepat karena dari hasil karyanya "I Want Your Love" dia sama sekali tidak malu malu memperlihatkan sisi kehidupan gay bahkan ke yang paling private. Keblak-blakan Travis Matthew menjadi aset buat James Franco dalam membuat film 40 menit nya ini semakin "berani" dan "apa adanya"

Travis Matthew dan pantat (lagi) seorang pria
Terdengar seperti proyek yang menarik yah. Nanti di film ini James Franco dan Travis Matthew juga akan ikut bermain. Belum jelas sih apakah mereka akan menjadi diri sendiri atau karakter di dalam film itu. Apakah mereka akan berhubungan seks secara nyata dengan aktor lain demi film ini? Melihat dedikasi James Franco terhadap kaum gay sih kayaknya dia nggak akan segan segan untuk melakukannya demi nama sebuah karya seni. Banyak sih yang menilai segala gembar gembor "real gay sex" hanya gimmick yang dilakukan Franco untuk membuat filmnya terlihat heboh.

Tetapi biarlah kita menjadi penonton biasa saja yang akan menilai apakah adegan seks itu benar benar perlu dilakukan secara nyata. Yang jelas jangan berharap nonton ini di 21. Kita berdoa saja semoga Q Film festival akan memutarnya nanti

1 komentar:

  1. aq udah nonton film ini meskipun bukan yg versi unratednya, tp overall nggak begitu jelas ini murni film atau semi dokumenter gituh, soalnya banyak adegan yg memperlihatkan para pemain ngomong sendiri didepan kamera (borring). udah gituh durasinya sebentar banget kaya trailer doang, kesannya si james ini cuma nyari pengalaman n buang2 duit doang, hehehe

    BalasHapus