Rabu, 18 Juli 2012

Obat Pencegah HIV ... really?

Sebuah berita bagus lagi dalam dunia medis yg berkaitan dengan HIV. Setelah kemarin ada berita mengenai alat uji coba HIV yang dapat dilakukan di rumah telah di approved oleh FDA. Kini muncul berita baru bahwa FDA telah menyetujui Truvada, obat pencegah HIV.

Jangan terlalu bergembira dulu. Bukan berarti bahwa dengan mengkonsumsi ini kamu bebas ber bare back dengan siapapun tanpa resiko terkena HIV. Obat ini sebenarnya telah digunakan untuk pengobatan penderita HIV sejak tahun 2004. Tetapi ternyata mereka menemukan bahwa konsumsi obat ini dapat meningkatkan tingkat infeksi HIV. Dalam uji coba, ditemukan bahwa dalam hubungan seksual antar pria, resiko terinfeksi HIV menurun hingga 42% dengan penggunaan kondom secara regular.. Dan pada pasangan heteroseksual, resiko terinfeksi menurun hingga 75% dengan penggunaan kondom secara regular.

Jadi perlu diketahui ini bukan obat sakti. Ini cuma adalah obat yg dapat menurunkan resiko infeksi. Tetapi banyak pihak yg  melihat tersedianya obat ini sebagai obat pencegah HIV akan malah membuat mereka yg tidak membaca secara teliti mengenai penggunaan obat ini malah akan meninggalkan kebiasaan safe sex karena merasa telah dilindungi oleh obat ini. Obat yg seharusnya membuat dia berkurang resiko terinfeksinya, malah membuat mereka melakukan hubungan seksual secara sembarangan dan malah meningkatkan resiko itu sendiri.


FDA sendiri menganjurkan penggunaan obat ini hanya menjadi bagian dari rutinitas pencegahan HIV selain safe sex dan pengetesan secara teratur. Tidak boleh ada kebiasaan yg berubah hanya karena telah mengkonsumsi obat ini. Obat ini hanya berupa tambahan pencegahan selain tindakan pencegahan lain yg memang sudah harus dilakukan seperti kondom.

Obat ini terus terang juga tidak. Biaya tahunan untuk obat ini bagi satu orang bisa berkisar antara 70 juta sampai 120 juta rupiah. Jadi jelas ini bukan obat yg cocok untuk didistribusikan ke daerah berkembang dimana penduduknya memiliki tingkat kehidupan ekonomi yg tidak terlalu tinggi. Harga kondom jelas jauh lebih murah dibanding obat ini

Jadi sekali lagi, dengan adanya obat ini, kalau kalian sanggup untuk membelinya, bukan berarti menjadi obat sakti yg bisa membuat kalian meninggalkan kebiasaan safe sex kalian. Ini adalah tindakan pencegahan tambahan di atas semua usaha yg ada. Ibaratnya dengan kondom, kita berkurang resikonya menjadi 99%. Masih tersisa 1 % resiko yg bisa kita kurangin lagi dengan mengkonsumsi obat ini menjadi 0.25%

Yah ini adalah sebuah langkah maju di dunia medis, tp sebaiknya kita sebagai pengguna awam jangan terlalu buru-buru langsung menganggap ini sudah cukup untuk menjadi senjata kita melawan virus HIV

1 komentar:

  1. G yakin sebenarnya formula anti virus HIV itu sebenarnya sudah ada. Secara HIV itu sendiri diciptakan sama ilmuwan Amerika dalam rangka misi membasmi etnis Afrika tapi malah jadi bumerang sampai menyebar ke seluruh belahan bumi. Keep play safe and smart :)

    BalasHapus