Rabu, 16 Mei 2012

Obama the First Gay President

Saat presiden Obama menyuarakan dukungannya terhadap kaum gay, banyak orang yg terkejut akan langkah beraninya tersebut. Tentu saja pihak media tidak menyia-yiakan kesempatan ini untuk menjadi bahan berita kontroversial mereka. Seperti contohnya majalah newsweek yg telah mengumumkan cobver mereka untuk edisi yg terbit tgl 21 May. Tag line "The First Gay President" yg di tulis di cover dan halo berwarna pelangi tersebut membuat semua orang bertanya tanya mengenai batasan jurnalisme profesionalisme dan jurnalisme tabloid pencari sensasi dari sebuah majalah sekelas News week. Tidak ada respon resmi dari White House mengenai hal ini. Tetapi respon dari kalangan umumpun beragam. Tidak banyak yg mengecam tindakan ini yg dinilai terlalu judgemental dan bias. Newsweek memanfaatkan moment ini untuk kembali memperlihatkan 6 desain cover lain untuk edisi ini yg tidak terpilih







Sementara majalah New Yorker yg juga akan mengangkat perihal ini untuk menjadi bahasan utama di majalah mereka memilih sebuah cover yg jauh lebih "sopan" dan profesional.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar