Senin, 05 September 2011

Museum Gay dan Lesbian Pertama di Australia



Akan dibuka museum Gay dan lesbian pertama di Australia di Melbourne. Tom McFly, pemilik club gay ternama di sana, The Peel Hotel telah mengajukan kepada pemerintahan daerah di sana untuk menggunakan sebuah bangunan bekas gereja yg telah kosong bertahun tahun menjadi sebuah museum buat kaum Gay dan Lesbian. Tom mengakui ide terbersit karena salah seorang pekerjanya di bar diusir dari rumah karena mengakui dirinya gay kepada orang tuanya. Walaupun pesta dan gay parade serta perkawinan sesama jenis telah mulai diresmikan diberbagai tempat, perjuangan kaum gay belum selesai seperti yg dikira oleh kebanyakan orang. Perjalanan masih panjang dan perjuangan di masa lalu yg berat harus terus diingat agar semua orang tau bahwa semua hal yang mereka liat sekarang ini berasal dari keringat dan air mata puluhan tahun lamanya.

Karena itulah Tom merencanakana agar di dalam museum tersebut selain mempertunjukkan karya seni yg berhubungan dgn kehidupan kaum gay, juga akan ada perjalanan sejarah perjuangan kaum gay berserta dengan fitur fitur interaktif yg memungkingkan orang untuk mempelajari sejarah sejarah yg terlupakan dari perjuangan tersebut.

Terdengar menyenangkan yah, adanya fasilitas untuk mengakses semua itu. Sekali lagi pertanyaan yg sama. Kapan kita akan memiliki hal yg sama? Kayaknya masih lama yah.... Nggak papa deh. Kalau di negara lain, generasi skrgnya mungkin hanya menjadi "penikmat" dari hasil perjuangan dahulu. Kita yg di Indonesia yg masih di dalam tahap perjuangan dini, terbuka kesempatan begitu luas untuk kita semua menjadi "pahlawan" dalam perjuangan ini. So, anybody up to be a hero?

1 komentar:

  1. Wah kalo disini ada, pasti udah dibakar tuh sama sebagian -ormas- yang mengatas namakan agama.
    Jadi sebel juga, inget tuh ormas.

    BalasHapus