Minggu, 17 Juli 2011

Fauzi Badillah, twitter dan pelecehan



Fauzi Badillah, Jumat malam membuat komentar mengejutkan di twitter. Dia mentwit ": GAY-LESBIAN -> if u tolerate this,then ur children will be NEXT"

Bagaimana reaksi jagat raya twitter terhadap twitnya tersebut? Langsung pada ribut sih. Cuma berhubung kejadiannya udah lewat tengah malam, jadinya cuma ribut dalam skala medium. Tapi yg jelas langsung banyak mengecam. Dan tidak sedikit yg mencaci maki atas komentarnya yg tidak simpatik.

Untungnya si fauzi malam itu tidak kabur ala Mario teguh yg langsung menutup account twitternya ketika di cecer. Dia sih pasti langsung sadar bahwa dia sudah mentwit sesuatu yg kontroversial, bisa membuat karirnya yg sudah rada melempem makin ancur ntarnya. Jadilah dia menjawab beberapa twit yg seperti sudah bisa kita tebak makin bikin panas yg lain. Tetapi berhubung sudah semakin subuh, amarah dan protes kalah dengan kantuk dan semua berharap besok berita menjadi heboh sehingga biar jadi pelajaran untuk si Fauzi Badillah.

Keesokannya Fauzi membalas twit seseorang yg marah kepada dia dengan nanyain "Pengen di perkosa gay yah?" dengan nada emosi. Dan dijawab sama si Fauzi bahwa dia hampir pernah actually.

Nah sampai di sini ada dua teori. Pertama, si Fauzi sadar he did a stupid thing. There're no way to gain respect back from everybody. Cara paling gampang adalah dengan mencari kambing hitam yg nggak akan diprotes org. Maka muncullah teori dia nggak suka Gay karena waktu kecil pernah hampir dilecehkan ama gay. Kalau dah gini, kan dah males komentarin jadinya. Trus harapannya orang akan melupakan twit dia, dan mudah2an para produser ga ada yg inget kejadian ini dan bakal nawarin dia main di film pocong berikutnya.

Teori kedua yah dia emang bener bener pernah mau dilecehkan ama gay. Dan itu yang bikin dia benci terhadap kaum gay. Dan ketika sedang mabok atau sedang emosi karena ada gay yg kembali coba maksa deketin dia, dia emosi dan mentwit itu. Yah salah sih dia mentwit itu, karena bagaimanapun dia public figure, tp bisa disalahin nggak alasannya dia ampe benci?

Nah skrg, salahkah dia kalau teori kedua itu memang benar dan dia memang jadinya benci terhadap kaum gay? Salahkan cewek yg ketika masih SMP diperkosa oleh bapak tirinya dan seumur hidup menjadi benci terhadap pria dan nggak mau menikah?

Skrg sih sudah tidak ada lagi yg membicarakan twitnya Fauzi badillah. Ibaratnya main game, dia sudah mengeluarkan jurus pamungkas yg bikin semua kalah dan terdiam. Media juga nggak ada yg bahas, karena mungkin agak sensitif topiknya kali yah

Tapi no matter how, seperti yg gua twit kemarin. Sebenci2nya gua ama Fauzi badillah akan twitnya itu, regarding berita pelecehannya bener apa kaga, tapi gua jauh lebih benci kepada org org dewasa yg melakukan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur, gay maupun straight.

Dari pengalaman temen temen gua aja, sebagian besar pernah mengalami pelecehan waktu kecil, either ama supir, ama guru, ama tetangga, ama sepupu. Ada yg suka, ada yg takut, ada yg marah, tp mereka sekarang semua menjadi gay tanpa kejelasan apakah kejadian itu yg membuat mereka berubah. Apakah cerita akan berbeda kalau mereka di lecehkan oleh tantenya, atau pengasuh ceweknya, apakah mereka akan marah dan protes dan menjadi straight atau menjadi gay juga atau jadi benci dgn semua org dan memutuskan untuk hidup bersemedi di gunung aja jadinya?

No matter siapapun, baik cewek maupun cowok dewasa, melecehkan anak dibawah umur, baik anak cewek maupun cowok ... itu nggak bener hukumnya. Anak itu ada diposisi yg tidak bisa memilih, tidak bisa melawan.  Sekalipun anggap tuh anak emang aslinya udah gay, cuma belum sadar, trus dipegang2 ama om atau supirnya, dan mungkin dia suka... Apakah trus itu si supir atau om menjadi dewa penolong baginya? menjadi "pemandu" bagi sang anak dalam membuka cakrawala baru dalam pengalaman seksualnya? Gak tuh! Mereka nggak lebih dari sekedar pria pervert dewasa yg nggak tau diri dan punya selera seks yg sakit banget dan memanfaatkan anak kecil yg ga ngerti apa apa.

Biarlah kalau memang sutau hari anak 13 tahun tanpa sepengatahuan kita pegang2 dan belajar coli bareng ama temennya yg sama sama 13 tahun. Biarlah kita yg sudah punya akal sehat dan pikiran dewasa jangan sok ikut campur.

Siapapun yg sudah ngerasa tua, tp masih berburu anak SMP, gua doain loe mati menderita . Sementara buat yg diam diam nggak bilang siapa siapa megang2 keponakannya, gua doain titit lo kebakar dan putus di tempat. Sementara buat mereka yg memperkosa anak di bawah umur, gua doain pertama, mati menderita dengan titit habis di makan binatang karena memperkosa, dan kedua trus terbakar mati di neraka setiap hari berulang2 karena yg loe perkosa anak kecil

NB : seberapa kecil kah yg disebut anak kecil? Semua yg masih sekolah dan berusia dibawah 17 tahun is off limit!

4 komentar:

  1. sorry ya bro cuma mau bilang...ga perlu pakai sumpah - sumpahan...saya suka dengan cara pandang anda tapi di akhir - akhir anda mencaci maki malah kesan nya blog ini ga dewasa...jujur gw suka blog kamu...so gw harap penulisan nya lebih dewasa aja...ga ush pakai emosi ya bro wlu mereka pantas mendapat apa yg kamu bilang...mending serahin ke yg di atas aja. -frendi-

    BalasHapus
  2. thks masukannya
    Cuma emang susah nulis nggak pakai emosi, karena biasanya justru emosilah yg bikin nulis bisa menggebu2 dan selesai dalam 15 menit. Dan emang dari pertama niatnya blog ini isinya cuma celotehan kok... jadi harap dimaklumi kalau memang begitulah celotehan kita sehari-hari

    BalasHapus
  3. waduh telat baca blog ini.waktu baca twit si fauzi, langung aku co-paste ke akun fbku.dan jadi bahan pembicaraan di fb nyambung ke telp.
    what a good blog, dengan tulisan yang enak dibaca.keep on writing.you get a new fan.me :)
    -wulang-

    BalasHapus
  4. Kalau boleh berteori sepertinya waktu kecil kamu dilecehkan atau diperkosa oleh orang dewasa ya... :(

    BalasHapus