Senin, 16 Mei 2011

Restroom Rendezvous


Ada sebagian yg mungkin langsung ketawa tertahan melihat gambar di atas, mungkin ada yg ada bingung dan mengira-ngira artinya, dan sebagian mungkin langsung bergidik sambil mengingat gangguan dari cowok lain di toilet yg terasa menjijikan.

Tetapi kata Rendezvous yg berarti pertemuan yg tidak direncanakan mungkin adalah kata yg tepat untuk menggambarkan interaksi kaki di antara kolong pemisah toilet. Mungkin memang ada beberapa "pemburu" yg memang berburu dari toilet ke toilet untuk pertemuan pertemuan dengan pria pria asing yg mudah-mudahan memiliki tujuan yg sama dengannya. Tetapi bisa kita anggap pertemuan di toilet itu adalah pertemuan yg tidak pernah kita rencanakan. Kita tidak pernah membuat janji dengan orang yg akan ada di sebelah kita ketika berada di toilet.

Sekarang sih nggak akan dibahas mengenai benar tidaknya atau etis tidak etisnya pertemuan ini. Karena masing masing orang memiliki takaran yg berbeda mengenai apa yg benar dan apa yang tidak. Karena at the end, kita semua hanya manusia biasa yg memiliki kebutuhan dasar yg harus dipenuhi dan masing masing orang mempunyai cara yg berbeda untuk memenuhinya.

Hari ini mau ngasih tau beberapa hal dulu yg mungkin harus diperhatikan kalau ada yg mau coba coba atau yg memang sudah menjadi frequent player. Kita juga nggak akan bahas mengenai tips and trick untuk berburu atau mengenali potential partner. Tetapi yg akan kita bahas lebih ke point yg harus di perhatikan dan diwaspadai kalau memang ingin melakukan ini

1. Security
Maksudnya bukan hanya para Satpam atau yg sering disebut security yg bisa menyeret kalian ke kantor mereka untuk diplorotin. Tetapi lebih ke rasa aman itu sendiri yg harusnya menjadi prioritas utama kalian. Nggak mungkin kan orang melakukan ini di toilet rumah sendiri, pastinya di tempat umum bukan. Dan berhubung tindakan penuh resiko ini akan dilakukan di tempat umum, perhatikan sekitar kalian. Ada tukang bersih toilet yg akan melaporkan kalian ke satpam kalau memergoki kamu berbuat tidak senonoh di toiletnya. Ada kaum straight yg juga bisa melaporkan ke pihak keamanan apabila kalian salah target dan dianggap mengganggunya. Ada juga para satpam beneran yg skrg suka rajin keliling toilet ke toilet di tempat tempat yg memang terkenal dengan aktivitas ini. Jangan sampai nafsu ngalahin akal sehat. Mungkin pertemuan boleh di toilet, tetapi untuk kegiatan yg lebih jauh lakukan di tempat lain yg lebih aman. Jangan anggap toilet bisa menjadi tempat untuk memulai dan mengakhiri semuanya. Tidak mau sampai fotomu terpampang abadi di papan tulis kantor satpam kan?

2. Security
Iya, point kedua masih security. Tetapi bukan dari sisi kepergok apa nggaknya. Lebih dari sisi keamanan kamu dari tindak kejahatan. Sudah sering kasus orang yg terbawa suasana dan melupakan segalanya, buka sana sini, pegang sana sini, mata terpejam, pikiran melayang, selesai, pulang dan tersadar handphonenya nggak ada. Ada pula kisah yg berawal dari sentuhan kaki di kolong toilet, berlanjut pindah ke toilet sebelah karena suasana sepi dan setelah buka sana sini dengan anggota tubuh sudah siap keras mengacung, dan tiba tiba sang lawan mengeluarkan pisau dan ternyata meminta lebih dari sekedar kenikmatan. Ada pula yg semula membiarkan kamu untuk berlutut dan bermain-main dengan bagian tubuhnya, tetapi ketika selesai mulai deh minta uang rokok dengan rogoh paksa. Masih banyak lagi kisah-kisah ga menyenangkan seperti itu.

3. Security
Dan point terakhir masih security. Bukan terhadap satpam atau tukang palak. Tetapi terhadap tubuh kita. Back to the basic deh. Apa saja yg kamu lakukan di dalam toilet itu. Sekedar pandang2an sambil bermain-main sendiri di urinoir? Mungkin faktor security terhadap tubuh kamu tidak terlalu tinggi karena nggak ada kontak fisik. Atau kadang cuma sekedar tangan yg aktif bergerak. Mungkin masih tidak terlalu tinggi resikonya yah. Tetapi kalau misalnya sudah sampai mulut km yg ikut ambil bagian, yakin kah kamu dengan apa saja yg sudah kamu biarkan kontak fisik dengan rongga mulut kamu itu? Apakah pria asing yg mungkin memang memiliki anggota tubuh yg mengagumkan ini memiliki penyakit atau virus tersembunyi? Atau lebih sederhana lagi, apakah dia mencuci anggota tubuhnya itu? Itu kita baru ngomong soal interaksi mulut. Ada yg kadang lebih gila yg sampai melakukan penetrasi di ruangan sempit yg baunya kadang kadang tidak terlalu menyenangkan itu. Apalagi kalau sudah benar benar nafsu menguasai seluruh bagian kepala, sampai memakai pengaman pun tidak dirasa perlu demi kenikmatan yg hanya berlangsung 5 menit itu (nggak mungkin lama lama soalnya ditoilet).

So, kalau memang mau melakukan perhatikan tiga hal itu, security, security dan security

Btw dan tidak bermaksud untuk muna, I did it too. Bukan frequent player sih, tetapi anggap saja sebuah toilet di sebuah bar, di saat setengah mabuk bisa menjadi tempat yg sangat sempurna untuk semuanya. Pernah juga toilet hotel yg wangi dan bersih tempat rendezvous dengan pria asing yg sama sama berada dihotel itu untuk kepentingan seminar yg berbeda. Apakah gua menyesalinya? Yang pertama sih kayaknya iya, karena setengah mabuk dan kayaknya agak liar walaupun nggak sampai ada penetrasi apapun yg terlibat. Tetapi yg disesali adalah karena pertemuan yg agak liar itu, kita berdua terpaksa jaim abis setelah tau bahwa kita memiliki lingkungan teman yg serupa. Sedangkan yg kedua cukup menyenangkan sih:) Karena rendezvous sesaat di toilet yg berlanjut ke kamar hotel pria asing itu, cukup membuat bosku mayan panik karena tiba tiba anak buah kesayangannya menghilang hampir sejam setelah pamitan untuk ke toilet.

1 komentar:

  1. I really like how you write..
    very nice :D
    -Edo-

    BalasHapus