Rabu, 02 Maret 2011

Gel Tenofovir yang bisa mengurangi resiko penularan HIV



Para ilmuwan menemukan sebuah gel yg mengandung bahan tenofovir dapat digunakan untuk mengurangi resiko infeksi virus HIV  apabila digunakan untuk hubungan anal seks. Gel yang sama dulu pernah diujicobakan untuk hubungan seksual lewat "barang"nya cewek dan terbukti bisa mengurangi resiko tertulat virus HIV hingga 34%. Karena itulah para ilmuwan mejadi tertantang untuk mencoba efektivitas gel ini apabila digunakan untuk anal seks.

Sekalipun hasil penelitian ini sepertinya membawa berita bagus dalam usaha memerangi virus HIV, tapi sekitar 25% dari partisipan yg ikut dalam ujicoba mengeluhkan soal gel ini ketika digunakan untuk anal seks. Menurut mereka gel ini mengakibatkan rasa tidak enak di perut ketika digunakan, dan sebagian malah mengalami diare dan kram perut

Oh ya berhubung semua ini masih dalam penelitian, jangan buru buru berburu gel yg mengandung tenofovir untuk dijadiin alat pelindung yah. Sampai benar benar ada diumumin nama obatnya, stick to what we know best dulu

Sebenarnya senang sih ada kemajuan dalam penelitian yg bisa mencegah penularan virus HIV. Tetapi harus diinget, berkurangnya resiko sebanyak 34% berarti masih ada 66% virus tersebut masih bisa menular. Mungkin memang lebih kecil kemungkinan dibanding tanpa obat apa apa. Tetapi bukan berarti menjadi 100% aman. Jadi sampai benar benar ditemukan penyembuh AIDS, atau obat pencegah HIV yg terbukti bekerja 100%, kita mungkin tetap harus stick to what we know best... yaitu safe sex. Use condom, be loyal to your partner, apapun caranya, tp mending tetep safe sex dulu aja yah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar