Minggu, 20 Desember 2009

Evan Low, 26 years old openly asian gay as mayor in Campbell, California


Apabila dari penampilannya, tidak ada yang spesial dari Evan. Dia terlihat seperti cowok-cowok seumuran dia yang antri di bioskop untuk nonton Avatar, atau nongkrong di mal dengan teman teman, atau yg berpesta-pesta di tempat clubbing. Tetapi memang buku tidak boleh di nilai dari sampulnya saja. Karena Evan sama sekali tidak terlihat seperti apa yang kita bayangkan. Dia adalah salah seorang walikota termuda di Amerika yang keturunan Asia dan secara terbuka mengakui dia seorang Gay.


Evan yang lahir sekitar tahun 1982 atau 1983 adalah panutan. Bukan cuma sebagai seorang Gay yang terbuka akan statusnya, tetapi juga akan ambisi dan perjalanan politiknya di usia muda sebagai keturunan Asia. Sejak tahun 2004, atau ketika dia berumur sekitar 22 atau 23 tahun dia sudah berusaha mencalonkan diri menjadi walikota. Dan pada akhirnya di tahun 2006 dia berhasil menjadi wakil walikota. Dan baru pada 1 Desember 2009 kemarin dia resmi menjadi walikota Campbell, California. Dia juga sangat aktif dalam berbagai kegiatan di komunitasnya dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan manula

Bahkan pada tanggal 5 Juni 2006, beberapa bulan sebelum dia pertama kali menjabat posisi dalam pemerintahan, walikota Gavin Newsom mennyatakan tanggal 5 Juni sebagai "Evan Low Day" atas keterlibatannya dan jasanya terhadap komunitasnya di daerah San Francisco. Ke depannya sih sudah terlihat masa depan yang sangat cerah untuk Evan ini. Karena sudah sangat jelas karir politiknya tidak akan berhenti sampai di sini saja.

Walaupun terbuka sebagai Gay, tetapi tidak pernah terlihat jelas apakah Evan sudah memiliki pasangan atau belum. Ketika di tanya, dia cuma menjawab untuk menjadi partner dia dalam travellin haruslah orang yg penuh semangat dan bisa menjadi kalong malam, dan sama sekali bukan org yg suka bangun pagi

2 komentar:

  1. Keren..
    benar2 salut sama orang yg berusia muda, tetapi pencapaian-nya sudah sangat tinggi.
    Gw yg seumur sama dia jadi termotivasi juga, kalau dia bisa, maka gw pun harus bisa menggali potensi diri.

    BalasHapus
  2. semua org sih pasti punya ambisi di bidang tertentu kan... tinggal fokus dan serius dari usia semuda mungkin aja. Yg namanya usaha pasti ada hasilnya

    BalasHapus