Sabtu, 13 Oktober 2018

Grab - Ride With Pride


Di saat Gojek dicacimaki hingga diancam uninstall di Indonesia, temannya Gojek yaitu Grab terang terangan mendukung LGBT lewat acara Metro Manila Pride. Kerjasamanya juga ga aneh aneh, beneran promo doank selama acara gay pride untuk perjalanan dari ataupun menuju lokasi pridenya

Jadi kasian sama Gojek yg jadi bulan bulanan hanya karena mereka menghargai semua manusia dengan setara, termasuk dengan memberikan lingkungan kerja yg nyaman untuk semua karyawannya tanpa peduli orientasi seksualnya

Btw buat yg mau uninstall Gojek karena mereka mendukung LGBT, sekalian aja buang handphone karena baik android maupun iphone, perusahaan yg memproduksinya yaitu Google dan Apple adalah pendukung LGBT kelas berat. Jadi jangan cuma gojek yg di uninstall, sekalian semua sama handphone handphonenya diuninstall aja juga

Jumat, 12 Oktober 2018

Momen Momen lelah sebagai pria gay

1. Melihat berita di detik dan Line Today tentang penggerebekan kos-kosan atau pesta narkoba yang biasa aja sebenarnya, tapi diberitain super heboh karena ada gay nya

2. Kenalan lewat app dating, dan ketika minta pic , dia bales U1. Dan ketika abis kita kirim, trus dia diam atau malah tiba tiba di blok

3. Ketika lg nongkrong dengan teman teman straight, trus ada cowok yg ngondek banget lewat dan mereka mulai bercanda "nyariin lo tuh, pacar lo tuh, laki lo tuh" antar sesama mereka

4. Nagih duit pinjaman 500 rebu setengah mati ke teman buat bayar kos, tetapi pas nagih setengah mati alasannya. Padahal dia posting mulu ke jalan jalan di instagram. Dan akhirnya kamu jadi curiga dia bayar pakai apa tuh jalan jalannya

5. Ketika ada cewek yg poninya aneh, dan kamu jadi merhatiin karena merasa itu poni ga simetris. Trus kemudian tuh cewek kege-eran merasa diliatin dan sok sok buang muka. Poni lo miring woy!

6. Ketika salah satu teman lama yg udah tau kamu gay, dan setelah sekian lama ga ketemu akhirnya ngopo ngopi sama dia. Trus dia nanya "kapan lo mau sembuh?"

7. Pas lagi di mal, ngeliat pasangan cowok cewek di depan kita berpegangan tangan. Sementara sang gebetan dipegang pundaknya aja langsung parno karena sepupunya sering main ke mal ini

8. Ketika ada mantan yg WA tiba tiba jam 11 malam dengan pertanyaan ga jelas dan minta main ke kos aja buat nongkrong. Nyet, setelah putus karena lo selingkuh, elo dah ga berhak sama badan gua

9. Ketika kenalan sama cowok ganteng, cakep dan udah icip icip dikit. baru find out ternyata dia adalah mantannya temen lo. Ga bisa deh dilanjutin deh

10. atau ketika nakal nakal kecil sama cowok cakep di sauna, ternyata dia anggota squadnya musuh kebuyutan squad elo. Antara bersalah dan pengen lanjut tp takut di marahin satu squad

11. Ketika ada cewek di kantor naksir kamu, dan satu kantor karena dia naksirnya gak diam diam amat. Dan mulai deh semua ibu-ibu di kantor jodoh-jodohin ga jelas, sampai akhirnya ama bos dipindahin ke project yg beda hanya karena kalo sampai jadian takut ngeganggu project

12. Ketika kamu terlalu gemuk untuk geng six pack, dan terlalu kurus untuk geng bear

13. Ketika dikenalin cowok cakep luar biasa, dan ternyata find out rolenya sama, dan ga ada yg bisa ngalah.

14. Ketika nyokap udah bosen nanya soal pacar dan cuma cerita mulu tentang sepupu-sepupu yang lebih muda yg udah merit

15. Ketika menghadiri nikahan temen, dan diam diam dalam hati kamu juga pengen banget ngerasain nikahan, tetapi bingung gimana caranya nikah dengan cowok di Indonesia

lanjutin donk....

Kamis, 11 Oktober 2018

Coming Out Day


11 oktober adalah National Coming out day. Hari dimana sering disalahartikan sebagai hari dimana kita diajak untuk coming out. Hari dimana kita sebagai anggota dari komunitas LGBT di"paksa" untuk coming out, untuk berbangga hati dengan out and loud memproklamirkan diri kita sebagai anggota dari komunitas LGBT

Padahal itu salah semua. Pada hari National Coming Out Day yang ingin ditonjolkan bukan pemaksaan coming out nya. Yang ingin ditonjolkan itu adalah dunia yang sudah lebih baik, yang lebih aman untuk komunitas LGBT yang ingin memutuskan untuk coming out.

Coming out itu adalah proses yang sangat penting, sensitif, kritis dan merubah seluruh hidup siapapun yang ada di dalam komunitas LGBT. Hidup mereka akan berubah setelah coming out. Hidup keluarga mereka akan berubah setelah mereka coming out. Hidup orang orang di sekitar mereka akan berubah setelah mereka coming out. Nothing will be the same. It could be better, it could be worse.

Yang ingin dicapai oleh national coming out day ini adalah membangkitkan kesadaran semua orang, bukan cuma komunitas LGBTnya, tetapi semua orang, bahwa kita semua perlu menciptakan dunia yang aman dan dapat menerima siapapun yang memutuskan untuk coming out. Harapannya adalah ketika ada anggota komunitas LGBT yang ingin coming out, dan mereka tahu bahwa hidup mereka akan berubah, maka semua orang yang terlibat dalam hidupnya baik itu keluarga ataupun teman harus siap dan sadar bahwa mereka yang coming out itu membutuhkan lingkungan yang mendukung, terbuka dan tidak judgmental terhadap keputusan mereka. Semua harus bersiap menciptakan dunia yang lebih baik dalam menerima mereka yang ingin coming out sehingga perubahan besar dalam hidup mereka itu adalah perubahan ke arah yang lebih baik.

So, happy coming out day.

Buat yg pengen coming out, please feel free to do so. Indonesia mungkin negara yang paling aman sekarang untuk coming out terang terangan. Tetapi kamu bisa mulai dari lingkungan lingkungan kecil di sekeliling kamu, yang kamu butuhkan untuk memberi dukungan kepada kamu dalam belajar hidup sebagai diri kamu seutuhnya.

Kalau belum mau coming out? Ga masalah. Take your time. Mau 5 tahun dari sekarang, 50 tahun dari sekarang atau ga mau coming out sama sekali? Ga masalah kok. You know your life better than we do. Tetapi sekalipun kamu nggak mau coming out, bukan berarti kamu ga bisa berpartisipasi di coming out day ini. Cukup dengan hal hal kecil dalam menciptakan dunia yang lebih baik, lebih ga judgmental, lebih ga heboh penting ketika ngomongin soal kasus apapun yg ada orang gaynya. Mungkin dengan menciptakan opini netral atau positif di grup WA komplek ketika orang heboh mencaci maki LGBT. Atau dengan tidak ikut ikutan yang lain ketika meledek anak baru di kantor yg memang agak terlihat ngondek. Dengan hal hal kecil seperti itu, kamu udah ikut serta dalam menciptakan dunia yang lebih aman kok untuk mereka yang ingin coming out suatu hari. Semua langkah kecil mu itu bernilai kok

Jumat, 05 Oktober 2018

Balas dendam selingkuh


Jadi ini percakapan antra para mantan yg putusnya kayaknya nggak baik baik. Tetapi pembalasannya luar biasa kejamnya sih hehehe

Buat yg nggak ngerti, kira kira begini terjemahannya

A : Hey Paul
B : Ngapain kamu kirim message Owen? Kita kan udah kelar
B : Gua juga udah nemuin orang lain
A : Iya. Namanya Rob bukan?
B : What The Fuck? Iya, kenapa? kamu kenal? Loe jangan ganggu ganggu yah, gua baru ngobrol ama dia beberapa minggu. Jangan ganggu gua
A : Jadi gini paul. Kan elo yg selingkuh. Gua lagi pengen bales elo
B : Apa maksud lo?
A : Jadi gini. Pertama-tama gue bikin Facebook palsu pakai foto cewek palsu dan kirim kiriman message dengan adik cowok lo, dan berhasil ngeprank minta foto tititnya dia. Trus gua bikin profile Rob dan ngobrol sama elo. Dan foto titit Rob yg dia kirim buat elo , itu adalah foto titit adik cowok lo. Lo dah pakai itu buat bacol dan lo dah ngomong betapa gede nya tuh titit dan betapa loe suka banget.
B : Lo tuh gila yah!!!Sumpah, itu adalah hal paling tolol yg lo lakukan. Dasar cowok sakit!! Gua benci ama elo!!
A : Pelajaran buat yang selingkuhin gua
B : Anjing lo!

Kamis, 04 Oktober 2018

Heboh membawa Julid


Sebuah kejadian heboh yang baru-baru ini terjadi semakin membuka mata kita atas apa yang terjadi di dunia kita. Apapun yang sebenarnya terjadi, kita semua cuma bisa berasumsi karena tidak ada yang tahu apa yang benar benar terjadi. Gara gara dibombardir oleh berita ini selama beberapa hari ini, jadi deh kepikiran beberapa hal

1. Mulut netijen itu jahat luar biasa
Ketika mereka terbuka identitasnya, yang terjadi adalah para netijen berlomba lomba menyerbu akun instagram mereka untuk hanya sekedar mempost "Tercyduk!!! HAHAHA" di foto manapun yang ada di akunnya. Belum lagi yang tiba tiba menjadi sosok maha suci penuh dengan kalimat ceramah sambail menyumpahi mereka. Belum lagi yang berlomba lomba berbagi cerita tentang bagaimana mereka mengenal para korban dan membenarkan tuduhan mereka sambil menambah bumbu bumbu agar komen mereka banyak di komentarin yang lain.

2. Lain di komen, lain di profile
Iseng-iseng stalking akun akun yg merasa mereka pantas ditangkap karena mereka dianggap jual diri dan posting foto topless dengan komen super jahat. Dan ternyata kebanyakan kalau bukan akun bodong, yah akun yg di lock dengan 40 follower dan 12 post, atau akun yg isinya selfie semua dengan pose sok ga liat kamera yang berusaha dengan sangat keras terlihat seperti orang orang yang disumpahinya itu (walaupun hasilnya jauh banget karena memang secara fisik ga terlalu mendukung). Dan kalau dibaca -baca captionnya, ternyata mereka sangat bijaksana dan penuh ajaran filosofis hampir disemua caption fotonya. Sangat bertolak belakang dengan komen sinisnya di akun mereka yang tertangkap

3. Karena sombong, mereka pantas ditangkep???
Lucunya lagi beberapa komen bahwa mereka pantas mendapat pelajaran karena mereka belagu dan sombong karena tidak mau membalas ajakan mereka untuk berkenalan ataupun sekedar membalas sapaan mereka di DM. Agak lucu melihat Akun dengan 100 follower ngomel-ngomel akun 50 rb follower sombong karena nggak mau diajak kenalan. Dan karena itu ketika mereka ditangkap, itu adalah karma karena telah bersikap sombong. WTF

4. Orgy adalah dosa berat???
Ini mungkin akan menjadi pendapat yang bikin banyak yg protes sih. Tetapi kalaupun mereka melakukan orgy, buat aku nggak ada yg salah. Selama semua pesertanya ikut dengan sukarela dan atas dasar suka sama suka yah terserah. Orgy itu cuma sarana. Dosa Orgy sama kok dengan dosa ML. Sama sama dosa kalau punya penyakit ga diam diam, sama sama dosa kalau udah punya pasangan tp diam diam, sama sama dosa kalau maksa padahal orgnya dah menolak. Tetapi kalau suka sama suka yah terserah

5.  Why drugs?
Mau joget sambil koloran rame-rame sih terserah. Mau sambil orgy sambil masak indomie silahkan. Mau party-party ketika istri ga di rumah silahkan. Semua udah gede ini. Silahkan aja selama ga ngeganggu orang. Yang salah itu adalah ketika menggunakan drug. Chemsex yg sudah menjadi tren dikalangan pria gay sebenarnya itu berbahaya banget. Semua juga tahu sih drug itu berbahaya. Tetapi efek drug yang membuat semuanya menjadi semakin berlipat ganda kenikmatan ilusinya selalu dianggap alat bantu untuk mencari "enak". Ilusi yang membuat orang lupa akan kata "aman". Ilusi yang membuat orang pengen lagi dan lagi dan lagi. Ilusi yang membuat orang menjadi ba'al ketika obat tidak terlibat. Itu doank sih yg salah

Jadi siapa yang salah di kasus ini? 

Yang punya rumah salah, yang ngadain salah, yang bawain obat salah, yang ikut salah, yang komen salah, yang julid salah, yang ketawa ketawa puas melihat mereka ketangkep juga salah. Semua orang salah kok. 

Kalau ga salah, bukan manusia namanya.

Kalau kamu melihat situasi seperti ini cukup bersukur itu bukan kamu yang tertangkap, dan setelah itu mau cari cari berita yah silahkan. Mau kepo tau siapa aja yg ketangkep silahkan. Ga usah langsung dengan bangga mencaci mereka di depan publik karena senang melihat cowok cowok yg terlihat sempurna itu tertangkap polisi. Cukup simpan dalam hati aja komentar julidnya. Cukup gosip2 kecil dengan teman baik pas ketemu. Trus move on ke hal hal lain yg lebih penting dalam hidup ini selain ngomongin dan menertawakan orang yang sedang sial. Ga usah sok bijak ngajarin orang untuk hidup yang bener atau senang melihat orang dipecat hanya karena mukamu lebih mirip lubang hidungnya.