Rabu, 03 Februari 2016

When 2 Prince fall in love



Masih akan agak lama sih sampai Disney bikin cerita tentang dua pangeran yang jatuh cinta benera. Tapi berkat seseorang youtuber dengan id The Nameless Doll yang bersusah payah membuat film pendek yang bercerita tentang kisah Prince Eric dari Little Mermaid dan Dimitri dari Anastasia. (bukan produksi Disney sih). Yah sementara waktu ini udah cukup kok untuk bahan berangan angan

Selasa, 02 Februari 2016

Happy valentine from Hallmark



Hallmark di era digital masih eksis sih. Dan mereka juga membawa perusahaan mereka semain relevan dengan perkambangan jaman. Di iklan terbarunya menyambut Valentine mereka menyertakan pasangan gay dan lesbian bersama dengan berbagai pasangan lain untuk berbagi kisah cinta mereka. Hallmark bahkan punya kartu khusus untuk pasangan gay dan lesbian di mother's day dan father's day loh. Good job Hallmark:)

Di gramedia ada ga  yah? Need to send this card for someone on the valentine day:)

Minggu, 31 Januari 2016

Tips Mencari pacar di Grindr (atau aplikasi lainnya)


Lautan foto badan tanpa kepala di aplikasi seperti Grindr membuat kita seolah olah merasa aplikasi ini tidak memiliki fungsi lain selain mencari teman "hook-up". Apalagi kalimat pertama yang ditanyakan selalu "Top/Bottom" atau "ada tmpt ga". Tetapi bukannya tidak mungkin sih menemukan pacar di aplikasi seperti Grindr sih. Karena di balik setiap pria yang sepertinya hanya mencari "tubuh", banyak di antara mereka yang mungkin juga tidak menolak untuk bertemu lebih dari sekedar teman berbagi keringat.

Kalau memang kamu mau mencari pacar di Grindr, ada beberapa tips sih

1. Perlihatkan wajah
Perlihatkan wajah yang jelas dengan jarak yang tidak terlalu jauh di profile. Jangan terlalu dekat sampai cuma keliatan muka kamu, tetapi jangan terlalu jauh hingga ga jelas wajahmu. Foto harus asli(!). Jangan menggunakan foto orang lain yang menurut kamu mirip kamu. Pakai foto asli yang terlihat ramah dan jelas. Kesan pertama adalah lewat foto profile, dan bayangkanlah orang seperti apa yang ingin kamu bikin tertarik lewat fotomu. Kalau mau selfie, boleh asal jangan terlalu banyak filter sehingga kamu terlihat seperti anak cewek SMA yang mau audisi untuk girlband. Hindari foto ramai-ramai biar ga distracted. Apalagi tujuan kamu adalah menggunakan foto teman kamu yg lebih cakep yg kebetulan foto bareng kamu sebagai umpan. Percaya diri aja dengan foto kamu dgn senyum paling ramah

2. Tunjukkan tujuanmu dengan jelas di profile
Kalau kamu mau cuma cari teman, no sex, beritahukan yang jelas. Atau kamu mau murni cari pacar tp ga masalah untuk hook up dulu, beritahu yang jelas. Atau kamu murni mau cari untuk ngedate doank, no more. Beritahukan juga yang jelas. Atau memang kamu open for anything, let them know.

Berikan pesan yang sama di nama profile, pose foto maupun keterangan profile. Jangan tulis di nama profile "Look4BFonly", di keterangan profile nulis "mencari teman date buat nonton dan makan bareng, no more than that. No sex, just chat". Trus di foto pasang foto kamu hanya memakai celana dalam dengan muka ekspresi minta di jejelin. Itu membuat orang bingung apa yang kamu cari. Ketika orang salah menangkap pesan, nanti kamu malah marah2 sendiri menuduh orang ga jelas

3. Beri gambaran jelas tentang dirimu di profile
Profile di Grindr memang singkat dan cuma bisa satu foto. Tetapi itu sudah cukup untuk bercerita tentang kamu. Misalnya kamu hoby naik gunung, yah pasang foto kamu naik gunung dan tulis di profile bahwa kamu mencari teman date untuk sama sama menunggu sunrise di gunung berdua sambil minum kopi hangat dan berpegangan tangan. Kalau ada yang memiliki minat sama dengan kamu, walaupun tadinya dia ga ada niat ngedate, pasti dia akan tertarik untuk mengenal kamu lebih jauh

Daripada di bagian profile kamu cuma diisi keterangan tentang orang yang kamu cari misalnya, "no fat, only for muscle, must have job and no older than 30", lebih kamu juga isi tentang cerita kamu sendiri "Pria 25 tahun yg hoby diving dan liburan di tempat bersejarah sambil coba coba makanan setempat yang ga pedas. Hoby nonton film yang happy ending walaupun kalau horror masih ok selama ada yang nemenin. Ada co seumuran yang mau nemenin?:)"

4. Be Active
Kamu sudah pasang foto paling keren, profile lengkap. Bukan berarti tugasmu selesai. Bukan berarti kamu seperti mancing ikan yang tinggal nunggu umpan kamu dimakan oleh ikan. Kalau kamu cuma duduk menunggu yah ada sih pasti yang manggil kamu untuk chat. Kalau kamu ga buru buru yah ga papa. Tetapi alangkah lebih baiknya kalau memang ada yang kamu tertarik, coba aja ngobrol. Kemungkina sebagian besar ga akan langsung cocok. Tetapi tidak ada salahnya di coba karena bukan berarti kemungkinan itu tidak ada.

Kadang ngajak ngobrol yg profilenya ga ada keterangan dan tanpa foto juga bisa menarik. Misalnya kamu melihat ada yg cuma pasang foto Tintin dan Snowy tanpa keterangan apapun di Grindr. Bukan berarti dia ga potensial sih. Ga ada salahnya ngajak ngobrol karena mereka biasanya yang seperti itu adalah type tidak mau menarik perhatian orang. Kadang kamu akan menemukan pribadi yg menarik dari mereka yang tersembunyi ini. Tp perlu diketahui juga tujuan mereka sebagian besar adalah seks sih

Kalau aktif juga harus siap siap dicuekin yah. Jangan patah semangat kalau di ignore. No offense, kadang orang memang males menanggapi kalau ga merasa cocok dengan apa yang mereka butuhkan

5. Prepare the conversation
Sebagian besar dari Grindr memang niatnya mencari hook up. Jadi kalau ada yang langsung tanya "ngekos ga?" atau "Top atau Bottom?" harap maklum yah. Akan ada banyak yang memang mencari hook up dan tetap mencoba mengajak kamu ngobrol ke arah jorok mulu. Kalau kamu tertarik dengan orangnya bisa sih kamu coba tanyakan hal hal yang tidak berhubungan dengan selangkangan. Kalau memang dia punya niat lebih dari hook up, pasti dia akan mau menanggapi dan ngobrol lebih lanjut. Kalau tiap kali kamu tanya hobby, dia minta kamu kirim foto titit, yah boleh kamu lupakan saja.

Cara paling baik untuk melanjutkan obrolan tanpa terjebak dengan nuansa selangkangan di Grindr adalah dengan mengajak dia untuk melanjutkan komunikasi di luar Grindr. Tentunya setelah kamu cukup nyaman dan merasa dia berpotensi untuk ngobrol lebih lanjut. Jangan begitu ngobrol langsung kamu berikan pin BBM, Line ID sampai dengan no hp kamu buat whatsapp. Sebisa mungkin mulai dengan BBM atau Line yang tidak menggunakan no HP. Kalau lanjut ngobrol di sana dan udah nyaman, mungkin baru lanjut ke nelpon atau video chat atau ketemu langsung

6. Beware and be careful
Dunia ini penuh orang yang bermaksud buruk. Dan Grindr salah satunya. Yan kita maksud bukan mereka yang langsung ajak ML atau yang kirimin 12 foto isi celana dalamnya setelah ngobrol beberapa kalimat. Yang kita maksud adalah orang yang bisa menyalahgunakn fotomu, no hp mu, atau memanfaatkan kamu begitu ketemu. Mereka yang begitu ketemu bisa langsung menjebakmu untuk merampok handphonemu, mereka yang ketemu langsung cerita sedih dan meminjam uangmu, mereka yang ketemu langsung mau numpang nginep dan akhirnya kabur membawa dompetmu di pagi buta. Belum lagi mereka yang sudah sangat jelas bahwa kamu tidak mencari hook up, begitu bertemu mereka akhirnya memperdaya kamu untuk meniduri mu dengan kata kata manisnya, dan setelah itu hilang ga jelas.

Be smart aja untuk memberikan identitas diri atau ketemuan. Ga usah buru buru ketemuan. Kalau memang niat amu untuk cari pacar, ga ada salahnya ngobrol lewat chatting aja dulu beberapa lama sebelum lanjut ke tingkat berikutnya. Take your time. Ga usah buru buru.


Banyak orang bilang sia sia mencari pacar di Grindr. Yang pasang foto topless itu udah pasti nyarinya seks. Yang bilang "look friend only" ujung2nya ngajak ML juga. Yang bilang "BF only" malah nanyain foto titit duluan. Yang ga ada keterangan apa apa malah langsung tanpa babibu ngirim foto lobang pantatnya.

Yah memang benar sebagian besar dari Grindr mencari seks. Tetapi bukan berarti dari sana kita tidak akan menemukan materi bf sih. Mungkin setelah chatting jorok ga jelas kalian akan ngobrolin soal makanan favorit berjam jam. Mungkin setelah kirim-kiriman foto jorok kalian akan akan ketemuan dan malah ga ML karena sibuk ngobrol ngalor ngidul sampai jam 11 malam. Mungkin setelah rencana ngopi dan nonton kalian malah langsung ke kamar kosnya dan have sex. Tetapi setelah kelar sambil masih telanjang kalian akan saling bertukar cerita tentang pengalaman masa kecil yang dilanjutkan dengan tidur sambil berpelukan sampai pagi. Mungkin juga kamu berniat mencari pacar, tetapi ketika ada cowok cakep ngajak ML, tanpa berpikir dua kali kamu langsung ketemuan dan have seks. Dan begitu kelar ML, tanpa saling menanyakan nama, kamu pamitan, hapus nomor telponnya dan melanjutkan hidup kamu tanpa ada niat ketemu lagi.

Semua skenario itu bisa terjadi, dan semua itu adalah bagian dari pengalaman hidup. Just enjoy the life and always be safe:)



Sabtu, 30 Januari 2016

Respon untuk Menristek


Masih ingat postingan kita beberapa hari lalu di sini ketika beberapa alumni UI merasa bahwa UI tidak mungkin mendukung LGBT Network tersebut? Pusat Kajian Gender dan Seksualitas UI mengeluarkan pernyataan yang sebaliknya.

Setelah Menristek kita mengatakan bahwa "Kelompok LGBT tidak dibiarkan berkembang dan diberi ruang segala aktivitasnya. Apalagi komunitas LGBT disinyalir masuk ke kampus dengan kelompok kajian atau diskusi ilmiah", banyak pihak yang merasa pendapatnya tersebut agak berlebihan. Bahkan ketika sang menteri meralat perkataanya dengan mengatakan bahwa yang dimaksud adalah perbuatan tidak senonoh oleh LGBT di kampus, tetap saja pendapatnya tersebut tidak membuat dia terlihat lebih simpatik.

Pihak UI selaku tempat bernaungnya Network tersebut akhirnya menerbitkan surat terbuka mereka atas kejadian tersebut melalui Pusat Kajian Gender dan Seksualitas, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Salah satu kalimat penting dalam surat tersebut adalah "...Kami melihat bahwa isu LGBT juga menyentuh persoalan hak hak sebagai warga negara yang dilindungi konsitusi..." 


Klik untuk membaca pernyataan dlm ukuran lebih besar